
SURABAYA – SD Mujahidin 2 Surabaya kembali menorehkan prestasi dalam bidang pendidikan Al-Qur’an. Sebanyak 31 siswa kelas 6 sukses menuntaskan ujian Munaqosyah Tahfidz yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Jumat (05/06/2026).
Setelah melalui seleksi internal yang ketat, 31 siswa terpilih ini diuji langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) Kemenag Kota Surabaya, H. Choirur Roziqin, S.Ag., M.Pd.
Kunci Menjaga Hafalan: Istiqomah Murojaah

Dalam sambutan pembukanya, H. Choirur Roziqin menekankan pentingnya menjaga kualitas hafalan. Beliau mengingatkan para siswa bahwa tantangan terbesar seorang penghafal Al-Qur'an bukanlah saat menghafal juz baru, melainkan mempertahankan juz yang telah dihafal sebelumnya.
"Jangan sampai ketika menambah juz baru, hafalan juz lama justru ditinggalkan dan tidak di-murojaah. Hafalan itu harus dijaga agar tidak hilang. Konsistensi dalam mengulang hafalan adalah kunci utama seorang Hafidz," pesan beliau di hadapan para siswa dan guru.
Apresiasi Kemenag: 100 Persen Kelulusan

Setelah melalui rangkaian pengujian yang mendalam, mulai dari tingkat hafalan 1 juz (Juz 30) hingga 3 juz (Juz 28, 29, dan 30), H. Choirur Roziqin menyatakan kepuasannya. Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap performa siswa SD Mujahidin 2 yang dinilai sangat baik.
"Saya sangat terkesan. Hampir 100 persen anak-anak hafal dengan sangat lancar dan makhroj yang terjaga. Semangat dan usaha mereka hari ini benar-benar membuahkan hasil kelulusan yang membanggakan," ungkap beliau.
Prestasi ini menjadi bukti nyata keseriusan SD Mujahidin 2 Surabaya dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini. Dengan kelulusan ini, diharapkan para siswa tidak berhenti berproses, melainkan terus beristiqomah menjaga hafalan mereka sebagai bekal berharga di jenjang pendidikan selanjutnya.






0 Comments